Kamis, 31 Maret 2016

Cokelat Berbahaya Dibungkus Dengan Kertas Bergambar Upin Ipin


MANIS77 - Orang tua kini harus lebih hati-hati membelikan makanan, terutama cokelat. Polisi dari dari Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim, baru saja membongkar tempat produksi cokelat kedaluwarsa. Polisi juga mengamankan seorang pelakunya, HI, warga Dusun Tanjekwage, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Lucunya, untuk memberikan daya tarik pembeli kepada anak-anak, cokelat tersebut dibungkus dengan kantong plastik diberi kertas gambar "Upin dan Ipin". Bisnis ilegal ini dibongkar oleh polisi, berawal dari informasi masyarakat, kalau banyak cokelat beredar tanpa ada label izin BBPOM. "Dari informasi tersebut, anggota melakukan penggerebekan.

Dan baru diketahui saat di lokasi, melihat banyak wafer cokelat yang telah kadaluarsa. Tenyata itu bahan digunakan tersangka untuk bahan bakunya cokelat," kata Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Nurrachman, Kamis (31/3). Untuk memproduksi cokelat kadaluarsa tersebut, tersangka membeli wafer cokelat kadaluarsa yang cacat produksi.

Setelah mendapatkannya, bahan baku tersebut diolah kembali. Wafer cokelat dimasukan ke dalam mesin oven, setelah itu diolah kembali, bahan tersebut dimasukan kembali ke mesin molen khusus yang sudah dimodifikasi hingga lembut. Selanjutnya, baru proses finishing dengan melakukan pencetakan bentuk cokelat, dikemas, dibungkus plastik, dan ditempeli kertas bergambar Upin dan Ipin.

"Setelah selesai semua, baru diedarkan ke beberapa daerah," kata Nurrachman. Dari penggerebekan tersebut, polisi mengamankan 80 plastik wafer cokelat salut, 65 bal kado kotak, 50 bal kado kabinet, 60 bal wafer es concom, 1 unit mesin oven dan 1 unit mesin giling 21 karung wafer, 7 ember wafer siap selep, 1 ember wafer hasil selep yang dijadikan barang bukti.

Pembajakan EgyptAir
Gelandangan 1,3 Miliar
Academy Awards 2016





Tidak ada komentar:

Posting Komentar