Rabu, 13 Juli 2016

Bupati Simalungun Gratiskan Biaya Masuk Gerbang Danau Toba


MANIS77 - Terhitung 12 Juli 2012, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun akan retribusi masuk melalui pintu gerbang Danau Toba, Parapat tidak dipungut biaya (gratis). “Mulai hari ini kita gratiskan,” tegas Bupati Simalungun Dr JR Saragih SH MM di pintu gerbang Kota Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Selasa (12/07/2016).

Didampingi sejumlah Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Bupati merubuhkan spanduk kecil di kedua sisi pintu gerbang yang bertuliskan pengenaaan retribusi masuk sesuai peraturan daerah (Perda) dan mengganti dengan tulisan gratis atau bebas retribusi pengunjung. Spanduk pengganti itu diharapkan menjadi payung hukum bagi pengunjung, sehingga terhindar dari praktik pengutipan yang ilegal.


Selain itu, Bupati mengatakan akan menerbitkan Peraturan Bupati atau Perbup sebelum Perda tentang retribusi jasa umum dicabut dengan persetujuan DPRD. “Perda merupakan produk hukum Eksekutif dan Legislatif, jadi (pencabutan) harus dilakukan secara bersama,” kata Bupati. Di kesempatan itu, Bupati atas nama pemerintah kabupaten menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat dan para pengunjung di Parapat yang dikenai retribusi tidak wajar pada liburan Idul Fitri 1437 H.

Pengunjung dikenai kutipan sampai ratusan ribu rupiah yang ditulis petugas pintu gerbang di selembar tiket, sedangkan sesuai Perda per orang dikenakan bayaran Rp2.500 dan mobil Rp10.000. “Sebelumnya saya minta maaf kepada pengunjung karena ada tulisan membuat tarif sembarangan. Oleh karena itu mulai hari ini saya membuat tindakan tegas bahwa sudah membubarkan semua tarif masuk ke kawasan Danau Toba, artinya bebas tanpa dikenakan biaya,”pungkasnya.(liputanmedan)

Mahasiswi Tinggalkan Bayinya di Rumah Sakit
Calvin Harris dan Nicole Scherzinger Tertangkap Kamera 
23 PNS Ditangkap Polisi Karena Bolos Kerja




Selasa, 12 Juli 2016

Wali Kota Surabaya Ancam Seret Pendatang Baru ke Ranah Hukum


MANIS77 - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini atau Risma, tidak akan main-main untuk membatasi pendatang yang masuk ke Surabaya usai Lebaran. Bahkan, Risma menegaskan tidak segan-segan untuk membawa ke ranah hukum para pendatang yang membuat masalah di Surabaya.

"Saya tidak akan segan membawa ke ranah hukum pendatang yang membuat masalah dan melanggar Perda Kota Surabaya," kata Risma di Surabaya, Selasa, 12 Juli 2016. Menurutnya, jumlah pendatang yang ada di Surabaya sudah terlalu banyak.

Sehingga, hal itu rawan akan menyebabkan pengangguran dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). "Mereka yang tidak punya pekerjaan jelas ini akhirnya menjadi PMKS. Padahal pada bulan ini saja kami sudah pulangkan sebanyak 54 orang," ujar Risma.

Risma berharap, dengan adanya aturan itu maka mereka yang datang ke Surabaya tidak hanya bermodalkan nekat. Melainkan juga harus bermodalkan data diri dan kemampuan yang jelas. "Karena kalau tidak, maka seperti yang saya sebutkan tadi, masih terus akan menjadi PMKS di Kota Surabaya," ujar Risma.(Viva)

Pelanggaran Undang-Undang, Wartawan Ditahan
Foto Panas Politisi PKPI  Beredar di Medsos



Minggu, 10 Juli 2016

Arus Balik, Antrian Panjang Terjadi di Pantura Cirebon


MANIS77 - Kepadatan lalu lintas mulai terlihat di pantura Cirebon. Antrean  terjadi di sejumlah titik. Berdasarkan pantauan, Ahad 10 Juli 2016 antrean pada  arus balik terlihat sejak lepas Kedawung hingga Weru, Kabupaten Cirebon sepanjang lebih kurang 2 kilometer. Antrean terjadi karena  jalan yang sempit tidak sebanding dengan jumlah kendaraan yang tumpah ruah.

Selain itu banyaknya toko-toko kecil yang menjual oleh-oleh khas Cirebon turut memicu terjadinya  antrean yang panjang. Pemudik banyak yang berhenti untuk membeli oleh-oleh saat parkir di bahu jalan. Selepas Weru, kendaraan sudah bisa berjalan dengan lancar kembali. Namun antrean kendaraan kembali terjadi sekitar 1 kilometer menjelang perempatan Palimanan. Penyebabnya karena adanya aktivitas di Pasar Minggu, Palimanan.

Sementara itu dari perempatan Palimanan polisi mematikan lampu lalu lintas. "Kami melakukan pengaturan lalu lintas secara manual," kata Wakapolres Cirebon, Kompol Eka Yekti, saat ditemui di pos Palimanan. Pengaturan lalu lintas secara manual sudah dilakukan sejak Sabtu,9 Juli 2016 lalu. "Jika tidak manual, antrian tidak akan terurai," kata Eka. Eka menambahkansejak Sabtu malam arus lalu lintas sudah sangat ramai.

Ada pengalihan di sejumlah jalur, dari Kedawung dialihkan ke Sumber lalu masuk lagi ke Pantura tepatnya di Palimanan pada sore hari. Kendaraan, terutama motor, tidak bisa dimasukkan ke jalur tengah Pantura Kapetakan-Karangampel, karena di malam hari jalur tersebut rawan tindak kriminalitas. Selanjutnya arus balik, baik di Pantura maupun tol diprediksi mencapai puncaknya hingga Ahad  malam.(Tempo)

Intip Istrinya Mandi, Bapak Tiri Diracuni
Jim Carrey Kecewa Dengan Pemberitaan Media
Digendong Meliputi Banjir, Wartawati Dipecat





Jumat, 08 Juli 2016

Penumpang Bus Arus Balik Mulai Menumpuk di Terminal Ponorogo


MANIS77 - Banyak penumpang yang rela menunggu bus jurusan Surabaya di ruang tunggu, Sabtu (9/7/2016). Bahkan ada penumpang dari Madiun, Trenggalek maupun Pacitan yang sengaja juga menunggu bus jurusan Surabaya dari Ponorogo. Sehingga terjadi penumpukan penumpang. Bus jurusan Surabaya seperti Restu, Jaya, Akas maupun bus lainnya pun ketika datang langsung diserbu penumpang.

Bahkan terkadang isi bus terlihat overload. Dari papan pengumuman terlihat penumpang yang berangkat ke Surabaya hampir mencapai angka 6.000 penumpang untuk hari ini saja. Naik sekitar 100% dari hari biasanya. Diperkirakan puncak arus balik terjadi besok, Minggu (10/7/2016). Kepala UPTD Terminal Seloaji, Guritno, mengatakan, puncak arus balik hari ini dan besok.

"Sabtu dan Minggu merupakan puncak arus balik di Terminal Seloaji," katanya. Dia menuturkan, jika dalam dua hari bus yang ada tidak bisa melayani penumpang yang ada, akan dikeluarkan bus tambahan.  Bus tambahan tersebut dari Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Ponorogo. Tapi,lanjut dia, biasanya penumpang memilih untuk menunggu bus reguler.

"Kan Damri non AC, jadi pilih reguler yang ber AC," katanya. Sementara itu, capaian penumpang yang hampir 6.000 orang tersebut wajar pada arus balik. Sebab, penumpang dari Madiun, Trenggalek, dan Pacitan memilih mencari bus di Ponorogo. "Kan kalau nyari bus dari Madiun pasti sudah penuh," terangnya.(beritajatim)

Kristen Bell Ternyata Suka Membantu Orang
Pakai Burka, Didenda Rp1,3 Miliar
Raja Arab Saudi Janji Balas Dendam 





Rabu, 06 Juli 2016

Presiden: Selamat Idul Fitri untuk Rakyat Indonesia


MANIS77 - Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan selamat merayakan Idul Fitri kepada rakyat Indonesia yang merayakan Idul Fitri. Ucapan selamat Idul Fitri disampaikan sesaat shalat Idul Fitri di Masjid Raya Sumbar.

"Saya ingin mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin, minal aidin walfaizin kepada rakyat Indonesia di mana pun berada," kata Presiden yang didampingi Ketua DPD Irman Gusman dan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

"Semoga negara kita menjadi lebih baik ke depan dan marilah kita bersama-sama bahu-membahu membangun negara membangun bangsa," tambah Presiden. Presiden mengakui sangat berkesan karena baru pertama kali Lebaran di Padang. "Saya melihat keramahtamahan masyarakat, melihat antusias dari pemudik yang dari rantau. semuanya di sini berjalan aman, berjalan dengan baik.

Tadi shalat Id bersama dengan seluruh masyarakat juga berjalan dengan baik. Alhamdulillah," ujar Presiden. Lalu, apa makna Lebaran bagi Presiden Jokowi? "Ya silaturahim dengan keluarga, silaturahim dengan tetangga, silaturahim dengan masyarakat. Ya silaturahim," ujar Presiden tersenyum.(Kompas)

Ini Identitas Bomber Mapolresta Solo
Drake Masih Memendam Cintanya Pada Rihanna
Rumah Imut Ini Harganya Amit Rp6,58 Miliar





Senin, 04 Juli 2016

Selama 12 Jam, 81.443 Kendaraan Telah Lintasi Nagreg


MANIS77 - Sebanyak 81.443 kendaraan melintas ke Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, pada Senin (4/7/2016). Jumlah itu tercatat dari pukul 00.00-12.00 WIB dengan rute dari arah barat ke timur. Berdasarkan data di Posko Nagreg, dominasi kendaraan hingga siang ini adalah sepeda motor dengan jumlah 56.544 unit atau 69%.

Dari jenis angkot, pick up, dan kendaraan pribadi, jumlahnya 23.017 unit atau 28 persen. Sementara sisanya adalah bus besar, bus kecil, elf, truk, dan kontainer. Jumlah kendaraan diprediksi terus bertambah hingga nanti malam. Tapi jumlah keseluruhan belum dipastikan apakah akan melebihi angka kemarin atau tidak yang selama 24 jam mencapai 148.757 kendaraan dengan rute dari barat ke timur.

Sebab, sejumlah pengendara diperkirakan akan menghindari mudik melalui Tol Pejagan-Brebes yang mengalami kemacetan parah. Mereka diprediksi akan beralih ke jalur selatan dengan melalui jalur Nagreg. Pantauan pukul 13.15 WIB, arus lalu lintas di Nagreg terlihat cukup lengang. Kendaraan bisa melaju dengan kecepatan tinggi. Sementara cuaca di lokasi terpantau sangat cerah.(sindo)

Kendall Jenner Beli Rumah di Hollywood Hills
Istri Dijual Rp 5 Juta ke Pria Hidung Belang
Memiliki Kereta Api Menuju ke Surga





Minggu, 03 Juli 2016

Diduga Ada Jalur Khusus, Puluhan Pemudik Mengamuk di Pelabuhan Merak


MANIS77 - Puluhan pemudik yang menggunakan mobil pribadi mengamuk di Dermaga III, Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, karena mencurigai oknum petugas PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak menyiapkan jalur khusus bagi penumpang yang bersedia membayar lebih mahal.

"Saya curiga jika di sini ada jalur khusus yang disediakan oleh pihak petugas lapangan ASDP, soalnya saya dari semalam mengatri, sudah macet di tol, pas masuk juga, ini ditambah belum masuk-masuk kapal juga," kata Adi, salah satu pemudik yang ikut mengamuk di lokasi kejadian, Sabtu (2/7).  Kekesalan para pemudik ini bertambah karena telah mengantre lebih dari 10 jam lamanya belum juga diberangkatkan ke Pelabuhan Bakauheni Lampung.

Mereka pun harus berpanas-panasan di Pelabuhan Merak dengan suhu udara mencapai 31 derajat celcius. "Saya antre dari jam tiga pagi, sampai sekarang belum diberangkatkan, malah yang baru datang bisa langsung berangkat dan masuk kapal," kata Rizal, pemudik asal Tangerang Selatan menuju Bandar Lampung.

Petugas pun mengaku akan mengatasi keluhan para penumpang yang menuding bahwa PT ASDP menyiapkan jalur khusus bagi siapa pun yang berani membayar mahal. "Ya sudah nanti kita urus ya, nanti kita panggil," kata Nafri, Kepala Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Cabang Merak.(beritasatu)

Tertipu Lelaki Bule via Sosmed
Nicolas Cage Ceraikan Alice Kim
Bunuh Semua Yang Berurusan Dengan...